Tuesday, February 10, 2015

Noktah





Adakalanya letusan tawa terlontar
Memujuk hati pada rindu yang terlalu lama membisu

Adakalanya langkah kaki
Dipaksa berlari dicelahan manusia
Untuk kekuatan yang kian lentur
Dimamah kata rindu yang tak terucap

Dan hati
Tetap melagukan nama mu
Dan aku hanya terdiam bisu
Merelakan air mata bercerita
Saat ia tak mampu lagi aku sogok

Dan moga
Esok aku kembali teguh
Menyambung langkah kaki
Walau kencangnya tak lagi mampu aku kayuh laju

Dan hanya padaNya
Aku bersimpuh mengadu
Tika saat ini aku terlalu rapuh
Untuk secebis senyuman

Tuhan…
Moga hambaMu ini tetap melangkah
Walau berulang kali rebah

Teman…
Terima kasih membuatkan aku teguh berpijak saat ini
Saat aku berulang kali jatuh
Membawa luka
Yang membuatkan aku menjauh
Dan kalian menghulurkan tanganmu
Menjagakan aku tentang hakikat
Perjalanan ini masih jauh..

Langit Illahi…
Moga kau tak jemu pada raut ku
Saat memandang mu
Menghantar syukurku
Pada Dia yang tak pernah menjauh..

Bintang…
Saat aku melihat bulan
Kau hilang ditelan kepekatan malam
Dan rindu ku makin dalam
Tika dia ku rasakan makin jauh
Dan aku tetap menunggu
Sampai saat Dia mengizinkan
Kau hadir dalam hariku
Atau melepaskannya jauh dari hatiku
Kerana cinta ini terlalu dalam
Menoktahkan makna
Pada aku
Insan yang masih bertatih mengenal makna kehidupan…

Angin
Sampaikan salam rinduku padanya
Moga dia bahagia
Dalam Kasih dan RahmatNya..






Dazz

No comments:

Post a Comment